Artikel ini memotret kegaiatan seorang da’I yang Bernama Ustadz Yusuf Suppandi. Ustadz yang secara istiqomah mengisi pengajian di majlis ta’lim baitus sholihin dengan menggunakan kitab kuning, yakni kitab yang biasanya hanya dikenal dikalangan pesantren, dengan kemampuan retorika yang dimilikinya, sang Ustadz mampu menyampaikan isi kitab kuning menjadi mudah dipahami oleh para jamaahnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan menjelaskan keadaan alamiah sesuai yang peneliti alami pada saat penelitian. Kitab kuning yakni Al-ghayah wa Taqrib dan Quratul uyun menjadi materi utama da’I dalam penyampaian ajaran-ajaran Islam dan menjadi daya tarik tersendiri karena disampaiakan dengan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Kata kunci: Da’wah, Da’i, Metode
Copyrights © 2022