Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bokashi limbah ternak ayam dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan bibit tanaman porang (Amorpophallus muelleri). Penelitian dilakukan pada bulan Juli – September 2022 di Rantedengen, Lembang Karre Limbong, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara pada ketinggian 900 mdpl. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk faktorial dengan dua faktor yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Bokashi limbah ternak ayam sebagai faktor pertama dengan tiga perlakuan yaitu B0= kontrol, B1= 200 gr/tanaman, B2= 400 gr/tanaman sedangkan pada faktor kedua yaitu NPK Mutiara dengan tiga perlakuan yaitu N0= kontrol, N1= 10 gr/tanaman, N2= 20gr/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bokashi limbah ternak ayam dengan dosis 400 gr/tanaman memberikan hasil terbaik terhadap tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, volume akar, panjang akar, bobot basah bibit dan bobot kering bibit. Pemberian NPK Mutiara dengan dosis 20 gr/tanaman memberikan hasil terbaik terhadap tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, volume akar, panjang akar, bobot basah bibit dan bobot kering bibit. Sedangkan pemberian bokashi limbah ternak ayam dosis 400 gr/tanaman (B2) dan pupuk NPK Mutiara dosis 20 g/tanaman (N2) merupakan interaksi terbaik terhadap tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, volume akar, panjang akar, bobot basah bibit dan bobot kering bibit.
Copyrights © 2023