Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Bokashi Kulit Buah Kopi Dan Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.). Penelitian berlangsung pada bulan Oktober 2021 - Januari 2022 di PT Sulotco Jaya Abadi, Lembang Tiroan, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, dengan ketinggian tempat 1.400 meter dpl dan tipe iklim A (Scmidt Ferguson) Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yakni Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKL). Faktor pertama yakni bokashi kulit buah kopi dan factor kedua ekstrak bawang merah. Adapun taraf faktor bokashi limbah kulit buah kopi yaitu : K0 = Tanpa pemberian bokashi, K1 = 400 g/polybag, K2 = 800g/polybag. Sedangkan taraf faktor ekstrak bawang merah yaitu B0 = Kontrol (Tanpa ekstrak bawang merah), B1 = 300 ml dan B2 = 600 ml Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan bokshi limbah kulit buah kopi dengan dosis g/polybag berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar dan berat kering bibit kopi arabika. Perlakuan Ekstrak bawang merah berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun pada umur 8 dan 12 mst dan berat kering bibit kopi arabika. Sedangkan interaksi pupuk bokashi limbah kulit buah kopi dan ekstrak bawang merah berpengaruh nyata hanya pada parameter jumlah daun umur 12 mst.
Copyrights © 2022