Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Bokashi Kulit Buah Kopi dan MOL Nasi Basi terhadap Pertumbuhan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) varietas Typica pada Tanaman Belum Menghasilkan Tahun Pertama (TBM-1). Penelitian dilakukan di PT. Sulotco Jaya Abadi, Lembang Tiroan, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja pada bulan Juli 2021 sampai Januari 2022. Penelitian dilaksanakan dalam percobaan faktorial dimana ada dua faktor berbeda, yaitu: faktor pertama (dosis bokashi kulit buah kopi (B)) terdiri atas 3 taraf perlakuan, yaitu: B0 (kontrol), B1 (4 kg/pohon) dan B2 (8 kg/pohon). Faktor kedua (konsentrasi MOL nasi basi (M)) terdiri dari 3 tingkat perlakuan yaitu M0 (kontrol), M1 (200 ml/ 1 l air) dan M2 (400 ml/ 1 l air),sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan, yaitu: B0M0; B0Ml; B0M2; BlM0; B1Ml; BlM2; B2M0; B2Ml; dan B2M2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi kulit buah kopi dengan dosis 8 kg/pohon memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, penambahan jumlah cabang, penambahan diameter batang dan penambahan jumlah daun. Pemberian MOL nasi basi pada konsentrasi 400 ml/ 1 l air memberikan hasil terbaik terhadap penambahan tinggi tanaman, penambahan jumlah cabang, dan penambahan jumlah daun. Interaksi antara pemberian bokashi kulit buah kopi dengan dosis 8 kg/pohon yang dikombinasikan dengan pemberian MOL nasi basi pada konsentrasi 400 ml/ 1 l air memberikan hasil terbaik terhadap penambahan tinggi tanaman, penambahan jumlah cabang, penambahan diameter batang, dan penambahan jumlah daun.
Copyrights © 2022