Penelitian ini bertujuan untuk pengetahui frekuensi aplikasi dan konsentasi POC keong mas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat apel (Solanum lycopersium L.), yang dilaksanakan pada bulan September-Desember 2023 di Tallunglipu, Kelurahan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara yang berada pada ketinggian 750 mdpl dengan pH tanah 6,82. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial yang disusun dalam bentuk rancangan acak berkelompok dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah frekeunsi aplikasi yang yang terdiri dari 3 taraf yaitu, F1 = 2 kali, F2=3 kali, dan F3= 4 kali, faktor kedua adalah konsentrasi POC keong mas yang terdiri dari 4 taraf yaitu, K1= 20 %, K2= 40%, K3= 60 % dan K4= 80 % dengan dosis 1500 ml/tanaman. Hasil penelitian ini menujukan bahwa frekuensi aplikasi POC keong mas 4 kali berpengaruh baik pada setap variabel pengamatan, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah buah pertananaman, jumlah buah perplot, diameter buah, bobot perbuah, bobot buah pertanaman, dan bobot buah perplot. Konsentrasi POC keong mas 60 % berpengaruh paling baik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah pertananaman, jumalah buah perplot, diameter buah, bobot perbuah bobot pertanaman, dan bobot perplot. Kombinasi perlakuan terbaik pada frekuensi aplikasi 4 kali dengan konsentrasi 60 % (F3K3) terhadap setap variabel pengamatan.
Copyrights © 2023