Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses change model pada mesin injection molding di PT. XYZ dengan menerapkan metode Single Minute Exchange of Dies (SMED). Data yang dikumpulkan mencakup tata letak, waktu proses, dan dampak perubahan sebelum dan sesudah penerapan SMED. Penelitian difokuskan pada line injection molding yang memproduksi komponen dengan mold yang berbeda, sehingga memerlukan waktu signifikan untuk pergantian mold. Analisis mengidentifikasi 27 elemen kerja dalam proses change model, dengan tujuan mengurangi ketidakefisienan yang disebabkan oleh faktor man power, material, environment, dan metode. Perbaikan dilakukan melalui edukasi, standarisasi metode kerja, dan optimasi layout. Hasil implementasi menunjukkan penurunan waktu change model sebesar 17.6 menit per sesi, meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya hingga Rp 1.692.810,- per bulan. Standarisasi dan edukasi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja bagi operator.
Copyrights © 2024