Artikel ini menganalisis pengaruh CAR, NPF, FDR, dan BOPO terhadap kinerja keuangan perbankan (ROA) di Indonesia, yang merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling di Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia (BI) untuk periode 2017-2022. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 10 perusahaan dengan total data sampel sebanyak 58. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel NPF memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA), sementara CAR, FDR, dan BOPO tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA). Pemilihan objek penelitian di Bank Umum Syariah menghasilkan keterbatasan dalam jumlah sampel dalam penelitian ini. Selain itu, variabel independen dalam penelitian ini hanya dapat menjelaskan 19,8% dari variabilitas variabel dependen.
Copyrights © 2024