Biaya interkoneksi tetap menjadi pengeluaran kritis bagi perusahaan telekomunikasi karena biaya ini merupakan biaya yang dibayarkan ke jaringan lain untuk menangani panggilan dan lalu lintas data. Penelitian ini menganalisis dampak biaya interkoneksi terhadap net income PT Telkom Indonesia selama periode 2016 hingga 2023. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik kuantitatif, dan menggunakan analisis regresi pada data sekunder, penelitian ini menemukan korelasi positif yang signifikan antara kedua variabel tersebut, dengan nilai ρ = 3,541. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan biaya interkoneksi yang efisien untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan, serta aturan tarif interkoneksi guna mendukung keberlanjutan industri telekomunikasi.
Copyrights © 2024