Perubahan pola tataguna lahan dari semak belukar dan hutan menjadi perkebunan sawit di Provinsi Riau berdampak nyata terhadap lingkungan, diantaranya adalah semakin berkurangnya ketersediaan air. Tujuan dari kajian ini adalah mengidentifikasi perubahan muka air akibat perubahan tataguna lahan akibat penanaman kelapa sawit serta merumuskan kebijakan pengelolaan konservasi sumber daya air tanah diperkebunan kelapa sawit yang berorientasi pada konservasi air tanah. Data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan penutupan lahan pada Kawasan DAS Siak dan mempunyai kecenderungan yang meningkat sehingga menyebabkan penurunan ketersediaan air tanah. Untuk menjaga kelestarian ketersediaan air di daerah aliran sungai (DAS) Siak untuk sumber kehidupan masyarakat dan makluk hidup lainnya, sebaiknya diupayakan usaha usaha teknis konservasi air tanah melalui mengkombinasi tanaman kelapa sawit dengan jenis tanaman kayu berakar tunggang.
Copyrights © 2017