Adanya ketidakseimbangan antara potensi penerimaan pajak dan realisasinya akan selalu menjadi perhatian yang mendalam, hingga harus dicari solusinya. Salah satu solusi yang sedang dilakukan oleh pemerintah saat ini adalah penggabungan NIK menjadi NPWP. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis potensi Single Indentity Number (SIN) sebagai salah satu perluasan basis pajak dalam meningkatkan efisiensi penerimaan pajak. Menggunakan pendekatan Literatur Review, artikel ini berupaya mengidentifikasi potensi sistem Single Indentity Number (SIN) dalam meningkatkan penerimaan pajak. Penelitian ini merupakan sintesis dari penelitian terdahulu yang akan mendeteksi potensi besar perluasan basis pajak dalam meningkatkan penerimaan pajak melalui sistem Single Indentity Number (SIN). Penelitian ini diharapkan akan mendukung keberlanjutan fiskal, efisiensi penggunaan sumberdaya, maksimalisasi penerimaan pajak untuk pembangunan yang secara tidak langsung berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya SIN maka pemerintah akan mudah mengakses informasi yang relevan dalam pengenaan pajak; SIN dapat digunakan untuk memonitor kepatuhan wajib pajak, mengidentifikasi kecurangan, serta pengawasan pajak; SIN juga akan mendorong peningkatan penerimaan pajak sejalan dengan bertambahnya basis data pajak yang lebih akurat dan berkesinambungan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan dilaksanakan sistem Single Indentity Number (SIN) maka akan memutakhirkan basis data pajak dan memaksimalkan penerimaan pajak dengan catatan pengamanan data dan privasi wajib pajak harus lebih diperketat.
Copyrights © 2024