Atap sebagai komponen penutup bangunan rumah, khususnya di daerah tropis, merupakan permukaan bangunan yang paling banyak terekspos oleh radiasi sinar matahari. Oleh sebab itu perannya harus dioptimalkan dalam membendung radiasi panas matahari agar kenyamanan termal ruangan di bawahnya dapat tercapai. Untuk itu, pemilihan material penutup atap dan konstruksi yang tepat menjadi penting dalam mengoptimalkan perannya dalam membendung dan mengangkut panas. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif. Hal ini karena dalam penelitian ini banyak melibatkan perhitungan kinerja atap terhadap nilai perpindahan panas, yaitu RTTV (Roof Thermal Transmittance Value), dan perhitungan radiasi. Bangunan yang distudi dipilih yang menggunakan atap dengan material yang berbeda, yaitu metal sheet tanpa insulasi, genteng keramik tanpa insulasi, dan genteng keramik yang dilengkapi insulasi. Hasil perhitungan RTTV menunjukkan bahwa atap yang paling memenuhi kriteria konservasi energi adalah atap genteng keramik yang menggunakan insulasi, dan yang paling boros energi adalah atap metal sheet tanpa insulasi
Copyrights © 2024