Pariwisata mempengaruhi perekonomian melalui peningkatan konsumsi barang dan jasa wisatawan, penciptaan lapangan kerja, dan investasi infrastruktur. Wisatawan asing juga berkontribusi terhadap pendapatan devisa, sementara pelestarian budaya dan lingkungan mendukung pertumbuhan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji pengaruh sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur periode 2018-2022, dengan data sekunder dari 22 kabupaten. Metode analisis menggunakan regresi data panel dengan model fixed effect, data dari Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi dan jumlah wisatawan asing berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan akomodasi, jumlah rumah makan, dan jumlah daya tarik wisata tidak berpengaruh signifikan. Pemerintah harus meningkatkan pemberdayaan sektor pariwisata dan aksesibilitas di Nusa Tenggara Timur untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Copyrights © 2024