The objective of this research is to examine the prediction of bankruptcy using the Altman Z-score method. The selected population consists of coal industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2019 to 2022. Meanwhile, the sample was determined using the judgement approach, resulting in five companies being sampled and a total of 20 observed data point. In this research, data are analyzed using the Altman Z-Score approach. The findings demonstrated that during the period 2019 to 2022, there are two companies, namely PT. Atlas Resources Tbk and PT. Bumi Resource Tbk exhibited potential signs of bankruptcy, while PT. Dian Swaistika Sentosa Tbk and PT. Indika Energy Tbk exhibited indications of a gray area. Additionally, one company, namely PT. Resource Alam Indonesia Tbk, demonstrated indications of potential health. Tujuan dijalankannya penelitian ini guna melihat kemungkinan kebangkrutan dengan memakai metode Altman Z-Score. Populasi yang dipilih ialah perusahaan sektor batu bara yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2022. Sampel ditentukan dengan memakai pendekatan judgement, sehingga menghasilkan 5 perusahaan yang akan dijadikan sampel, dengan total data yang diobservasi sebanyak 20 data. Pada penelitian ini, data dianalisis dengan memakai pendekatan Altman Z-Score. Penelitian ini membuktikan bahwa selama periode 2019 hingga 2022, terdapat dua perusahaan, yakni PT. Atlas Resources Tbk dan PT. Bumi Resources Tbk, berpotensi mengalami kebangkrutan, sementara itu PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk dan PT. Indika Energy Tbk berada pada grey area. Serta, satu perusahaan yakni PT. Resource Alam Indonesia Tbk, termasuk kedalam perusahaan yang berpotensi sehat.
Copyrights © 2024