Dalam era ini Teknologi memegang peranan sangat penting dalam meningkatkan efisiensi kegiatan pemerintahan. Barang Milik Negara (BMN) merupakan aset yang wajib dipertanggungjawabkan oleh penguasa yang memilikinya. Kajian BMN Medan mengangkat persoalan barang milik negara yang diangkut dari ruangan ke ruangan tanpa sepengetahuan pengelola, sehingga berdampak pada pengelolaan barang tanpa memperhatikan data sebenarnya di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan sistem informasi SIMA agar pendataan angkutan barang lebih efektif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk membantu pengguna sistem informasi SIMAN Pusdiklat Keagamaan Medan agar lebih memahami sistem informasi tersebut. Penelusuran menemukan bahwa sistem informasi tidak efektif dalam pengelolaan barang milik negara di Pusdiklat Keagamaan Medan karena kurangnya pelatihan ulang dalam penggunaan sistem informasi dan kurangnya kewenangan sebelumnya dalam mengelola barang tersebut. Oleh karena itu, pemahaman penggunaan sistem informasi SIMA berdampak signifikan terhadap efektivitas pengelolaan properti nasional.
Copyrights © 2023