Pemerintah menargetkan 700 GW pembangkit listrik EBT terpasang pada 2060. Kebutuhan energi listrik Indonesia pada tahun itu mencapai 1942 TWh. Dengan rencana pemerintah ini, nampak bahwa proyek pembangunan pembangkit listrik bersumber EBT akan marak sekali dilakukan di Indonesia. Hal ini membuat peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Kesempatan yang baik ini hendaknya mampu dimanfaatkan secara optimal. Salah satunya melalui pendirian perusahaan penyedia jasa PMC. Fokus penelitian ini adalah merancang konsep perusahaan PMC menggunakan BMC sebagai alat bantu. Dipaparkan pula contoh estimasi biaya sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas kapan BEP dan keuntungan akan diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan dengan penerapan beberapa elemen BMC secara baik, BEP mampu dicapai pada awal tahun kedua beroperasi atau bahkan lebih cepat. Maka peluang bisnis PMC menjadi cukup prospektif untuk diterapkan agar semakin banyak tenaga lokal Indonesia yang terlibat dalam bidang EBT. Upaya penelitian lanjutan yang lebih rinci patut dilakukan dengan memasukkan biaya overhead, inflasi, dan training/sertifikasi untuk personil.
Copyrights © 2024