Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah (PSN-DBD) melalui gerakan 3M dari Depkes RI telah diintensifkan sejak tahun 1992 dan pada tahun 2002 dikembangkan menjadi 3M (menguras, menutup, memanfaatkan kembali / mendaur ulang) plus. Penelitian yang dilakukan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kayu Putih bulan Agustus 2019. Bagaimana gambaran perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Kayu Putih Tahun 2019? Sampel penelitian ini berjumlah 39 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan uji statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran tingkat pengetahuan kurang sebanyak 5 responden (29,4%) mengalami kejadian DBD dan 12 responden (70,6%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan Tingkat pengetahuan baik sebanyak 9 responden (40,9%) mengalami kejadian DBD dan 13 responden (59,1%) tidak mengalami kejadian DBD.gambaran sikap negatif sebanyak 3 responden (50,0%) mengalami kejadian DBD dan 3 responden (50,0%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan sikap positif sebanyak 11 responden (33,3%) mengalami kejadian DBD dan 22 responden (66,7%) tidak mengalami kejadian DBD. Gambaran tindakan ya melakukan tindakan pencegahan sebanyak 8 responden (40,0%) mengalami kejadian DBD dan 12 responden (60,0%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan tidak melakukan kegiatan pencegahan sebanyak 6 responden (31,6%) mengalami kejadian DBD dan 13 responden (68,4%) tidak mengalami kejadian DBD. Kesimpulannya, sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan baik dan sikap positif, tetapi tidak melakukan kegiatan pencegahan DBD. Diharapkan bagi masyarakat agar bisa mengenali gejalah dan tanda-tanda DBD serta dapat melakukan tindakan pencegahan
Copyrights © 2019