Internet kini menjadi kebutuhan penting global, memicu lonjakan permintaan informasi yang memadati jaringan. Di jaringan dengan bandwidth terbatas, kepadatan trafik bisa mengganggu koneksi, bahkan memutuskannya. Solusi efektifnya adalah menggunakan load balancing untuk membagi beban trafik secara merata di beberapa jalur atau link. Dengan menerapkan load balancing, koneksi internet bisa lebih stabil dan efisien, memaksimalkan throughput dan mengurangi waktu respons, serta mencegah overloading pada satu jalur koneksi. Ini dapat dicapai dengan menggunakan lebih dari satu koneksi internet dari penyedia yang berbeda, diatur secara seimbang menggunakan metode load balancing seperti PCC (Peer Connection Classifier) atau metode Nth. Penelitian ini menggunakan metode Observasi, Interview and Research, serta Network Development Life Cycle (NDLC) dari tahap analisis, desain, simulasi prototyping, implementasi, pemantauan, dan manajemen. Hasilnya mencakup evaluasi kualitas jaringan berdasarkan parameter Quality of Service seperti throughput, packet loss, delay, dan jitter.
Copyrights © 2024