Diabetes mellitus sering disebut “silent killer” karena mayoritas pasien baru menyadari bahwa mereka mengidap diabetes setelah terjadi komplikasi. Salah satu komplikasi diabetes mellitus yaitu decompensasi cordis (gagal jantung) dimana jantung tidak mampu memompa darah dengan efektif. Hipertensi merupakan merupakan salah satu faktor risiko terjadinya diabetes mellitus dan decompensasi cordis. Hal ini dikarenakan tekanan darah tinggi mengakibatkan terjadinya resistensi insulin dan meningkatkan kerja jantung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh proses asuhan gizi terstandar (PAGT) dengan pemberian diet DM KV RG 2 pada pasien ensefalopati metabolik, diabetes mellitus, pneumonia, hiponatremia, hipokalemia, decompensasi cordis, sepsis, dispepsia, riwayat stroke, hipertensi, dan HHD. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit X Surabaya pada tanggal 3-5 November 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus dengan jenis penelitian observasional analitik. Data yang diperoleh meliputi data identitas pasien, 24 jam food recall, antropometri, biokimia, fisik klinis, serta data monitoring dan evaluasi. Hasil pengamatan selama tiga hari menunjukkan mayoritas asupan zat gizi pasien belum memenuhi target. Hasil pemeriksaan biokimia menunjukkan sebagian besar mengalami penurunan dan peningkatan dibanding data awal menuju nilai normal. Kemudian, hasil pemeriksaan fisik klinis pasien menunjukkan bahwa sebagian besar telah mencapai nilai normal. Dengan demikian, pengkajian gizi secara kontinyu perlu dilakukan sesuai dengan kondisi pasien secara keseluruhan agar dapat memberikan asupan zat gizi yang optimal guna mempercepat kesembuhan pasien.
Copyrights © 2024