Penelitian kualitatif ini meneliti perilaku remaja terkait penggunaan aplikasi TikTok di Desa Kejapanan, menekankan pada sifat kompleks dan dinamis dari interaksi media sosial. Dengan fokus pada pengaturan alami dan komunikasi langsung dengan partisipan, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perilaku spesifik seperti perilaku konsumtif, mengikuti tren, literasi digital, dan kecenderungan menghakimi di antara remaja. Menggunakan metode seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi empat perilaku menonjol: pengeluaran impulsif yang dipengaruhi oleh tren viral, fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam berpakaian, proses selektif literasi digital, dan kecenderungan untuk menghakimi orang lain. Hasil menunjukkan bahwa sementara TikTok berfungsi sebagai platform yang kuat untuk penyebaran informasi dan literasi digital, itu juga memupuk kebiasaan konsumtif dan sikap menghakimi di antara pengguna. Implikasinya menekankan pada perlunya penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, menyoroti dampak potensial pada kesejahteraan pribadi dan sosial.
Copyrights © 2024