Ikan lele asap merupakan olahan hasil perikanan yang bahan baku utamanya adalah ikan lele dan melalui proses pengolahan dengan sistem pengasapan. Berkembangnya ilmu pengetahuan sumber daya manusia ikan lele tersebut tidak hanya dipasarkan secara hidup. Usaha pengolahan tersebut menjadi usaha rumah tangga karena sistem pengolahan yang mudah tanpa harus membutuhkan modal yang banyak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis usaha dari pengolahan ikan asap secara finansial di Unit Pengolahan Ikan (UPI) lele asap UD. Saroha Binjai, Sumatera Utara. Sumber data digunakan ada dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan partisipasi aktif yaitu ikut langsung didalam pengolahan atau proses pembuatan ikan asap dan juga pemasaran. Sedangkan sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yaitu data dari laporan keuangan,data gambaran umum lokasi perusahaan dan juga dari hail studi pustaka. Hasil produksi ikan lele asap UD saloha dijual ke wilayah Medan, Subulussalam, Singkil, Pekanbaru, dan Padang dengan cara pengiriman melalui paket dan pengantaran. UD. Saroha mampu mengolah 400 kg ikan segar menjadi 112 kg/hari dimana dalam 1 bulan UD saloha memproduksi sebanyak 26 kali produksi, berarti dalam waktu 1 bulan UD saloha memproduksi sebanyak 2.912 Kg dengan harga Rp.65.000/Kg. Dalam jangka waktu sebulan mengeluarkan biaya Rp 167,669,631/bln yang mencakup biaya total, biaya variabel dan biaya investasi. Adapun penerimaan dari hasil penjualan Rp.189.280.000/bln, maka Keuntungan yang peroleh sebesar Rp.21.610.369/bulan. Berdasarkan hasil penelitian didapat Net B/C yaitu 1,13 yang artinya analisis kelayakan usaha ikan lele asap UD. Saroha layak dan memberi manfaat karena nilainya lebih dari 1. Kata Kunci : analisis,usaha UD Saloha, Pengasapan ,ikan lele
Copyrights © 2018