Manajemen laba dapat didefinisikan sebagai hak yang dimiliki melekat pada seorang manajer. Hak ini digunakan manajer untuk mempercantik laporan keuangan organisasinya. Manajer dapat melakukan aktivitas berupa peningkatan laba yang digunakan untuk menarik minat dari investor untuk melakukan penanaman modal pada organisasi. Pada perkembangannya organisasi juga seringkali mendapatkan investasi yang bersumber dari investor institusional dimana organisasi yang melakukan transaksi investasi atas nama orang lain. Tujuan utama dari penelitian ini analah melakukan pengujian sekaligus analisis mendalam mengenai keterkaitan sekaligus pengaruh dari manajemen laba dan kepemilikan institusional terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan yang diambil dari official web organisasisampel. Riset ini menggunakan teknik purposive sampling. Riset ini mengambil 7 organisasi sampel sub sektor logam dan sejenisnya periode 2018 sampai dengan periode 2022. Analisis data yang dilakukan adalah menggunakan regresi linier berganda. Setelah melakukan pengujian, dapat diketahui bahwa manajemen laba dan kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja organisasi.
Copyrights © 2023