Kemiskinan termasuk permasalahan klasik yang ada pada hampir seluruh belahan negara serta bersifat multidimensional. Kemiskinan akan terjadi salah satunya jika masyarakat banyak yang berpendidikan rendah, dengan pendidikan yang rendah tersebut berakibat pada sulitnya mencari pekerjaan sehingga mempengaruhi pendapatan yang diperoleh dan berujung pada kemiskinan. Tujuan daripada penelitian berikut ialah guna pengujian pengaruh pendidikan (diukur dari tingkat melek huruf), perumahan (diukur dari proporsi rumah tangga yang menggunakan tanah sebagai bahan dasar lantai), dan pengangguran (diukur dari tingkat pengangguran terbuka) terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satupun model penelitian yang bertentangan atau memenuhi asumsi klasik. Tingginya angka kemiskinan di kabupaten/kota se-Jawa Timur disebabkan oleh faktor pendidikan, perumahan, dan pengangguran dengan nilai R2 sejumlah 60,7%. Koefisien regresi menunjukkan bahwa variabel pendidikan (angka melek huruf) mempunyai pengaruh yang besar terhadap kemiskinan, variabel perumahan (rumah tangga yang menggunakan tanah sebagai lantai terluas) mempunyai pengaruh yang besar terhadap kemiskinan, serta variabel pengangguran (tingkat pengangguran terbuka) mempunyai pengaruh yang besar sehingga berdampak terhadap kemiskinan. Variabel pendidikan, perumahan, dan pengangguran mempunyai dampak simultan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Copyrights © 2024