Salah satu tantangan utama dalam pengentasan kemiskinan terkait ketenagakerjaan adalah sejumlah besar pekerja di sektor informal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor di tingkat mikro dan makro yang mempengaruhi kemiskinan rumah tangga sektor informal di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari hasil SUSENAS Maret dan indikator makroekonomi BPS pada tahun 2021. Metode analisis yang digunakan adalah analisis multilevel logistik biner, yang memungkinkan penggunaan data dengan struktur hierarki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor di tingkat mikro yang memengaruhi status kemiskinan rumah tangga sektor informal di Provinsi Jawa Timur tahun 2021 adalah usia KRT, pendidikan KRT, akses KRT terhadap internet, sektor pekerjaan KRT, status pekerjaan KRT (pekerja bebas), jumlah jam kerja KRT, jumlah ART, jumlah ART bekerja, dan akses terhadap kredit. Selain itu, faktor di tingkat makro yang berpengaruh signifikan adalah PDRB per kapita.
Copyrights © 2024