Minyak kemiri dibuat dengan menggunakan teknik memasak. Penelitian ini menggunakan beberapa faktor, lebih spesifiknya faktor layak pada penelitian ini menggunakan biji kemiri sebanyak 500 gram. Faktor bebas dalam pengujian ini meliputi musim memasak 50 menit, 70 menit, satu setengah jam, dan faktor penentu meliputi Densitas, Viskositas, dan pengujian (GCMS). Tujuan dari Pengujian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pemasakan buah kemiri dan massa kemiri terhadap sifat minyak yang dihasilkan. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum pernah dilakukan adalah dengan jumlah kemiri yang berbeda dan analisa viskositas. Hasil eksplorasi menunjukkan kekentalan minyak kemiri terbaik adalah 0,83 g/cm3 pada waktu 70 menit dan konsistensi terbaik adalah 0,72 mPa.s pada massa kemiri 400 gr. Hasil pengujian GCMS menunjukkan bahwa zat yang terdapat pada contoh yang dibedah mempunyai bilangan korosif yang paling rendah yaitu metil ester (3,75%) sedangkan minyak dengan bilangan korosif yang lebih tinggi adalah sikloheksalosan dodekametil. Asam lemak jenuh seperti metil ester, asam miristat, asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam stearat, asam arakidonat, dan trigliserida mendominasi kandungan sampel yang dianalisis pada uji komposisi (GC-MS).
Copyrights © 2024