Integrasi IaC (Infrastructure as Code) dengan CI/CD (Continuous Integration/Continuous Deployment) membantu dalam menghasilkan perangkat lunak yang memiliki kualitas dan produktivitas yang tinggi. Pengujian yang dilakukan berupa perbandingan deployment infrastruktur secara manual dan otomatis dan menilai efektivitas dan efisiensi cara deployment. Pengujian untuk memastikan infrastruktur yang dibuat sudah berjalan dengan baik yaitu melakukan deployment aplikasi sederhana. Penelitian dimulai dari membuat desain infrastruktur, konfigurasi IaC Terraform, pembuatan script CI/CD, deployment infrastruktur dengan cara manual dan otomatis, konfigurasi aplikasi beserta CI/CD, dan deployment aplikasi. Rata-rata waktu yang dibutuhkan cara manual yaitu selama 13 menit 34 detik, sedangkan rata-rata waktu yang dibutuhkan cara otomatis yaitu selama 14 menit 5 detik. Nilai efektivitas yang diperoleh menunjukkan kedua cara tersebut berhasil dalam melakukan deployment infrastruktur, sedangkan untuk nilai efisiensinya, cara manual dan otomatis sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Aplikasi Go – Gin yang di deploy membutuhkan rata-rata waktu selama 3 menit 7 detik, sedangkan aplikasi PHP – Laravel membutuhkan rata-rata waktu selama 3 menit 8 detik. Aplikasi yang di deploy pada infrastruktur yang sama menunjukkan perbedaan waktu yang tidak jauh berbeda dan perbedaan konfigurasi aplikasi yang diperoleh yaitu pada Dockerfile dan file kubernetes object yang digunakan
Copyrights © 2024