Penyaluran energi listrik yang stabil dan kontinyu merupakan syarat utama dalam memenuhi kebutuhan daya listrik masyarakat. Dalam proses penyaluran energi listrik tersebut, transformator sering kali mengalami gangguan berupa ketidakseimbangan beban pada tiap fasanya. Ketidakseimbangan beban ini akan menyebabkan transformator distribusi menjadi cepat panas yang diakibatkan oleh arus urutan nol yang timbul dari ketidakseimbangan tersebut. Disamping itu, juga akan terjadi kerugian daya yang lebih besar yang diakibatkan oleh arus pada penghantar netral dan juga arus yang mengalir melalui sistem pentanahan netral dari transformator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksembangan beban yang terjadi pada gardu distribusi KA 0251 dan juga menghitung besarnya kerugian daya akibat dari ketidakseimbangan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Gardu Distribusi KA 0251, nilai persentase ketidakseimbangan bebannya mencapai 50,16% (buruk) yang menyebabkan terjadinya rugi - rugi daya (losses) pada penghantar dengan total sebesar 12,55%. Setelah dilakukan penyeimbangan beban dengan memindahkan sambungan pelanggan pada fasa yang tinggi dipindahkan ke fasa yang rendah, persentase ketidakseimbangan beban nilainya turun menjadi 14,32% serta persentase rugi – rugi daya menurun menjadi 4,41%.
Copyrights © 2023