Prevalensi anemia dengan komplikasi perdarahan di dunia sangat tinggi, terutama di negara-negara sedang berkembang termasuk Indonesia, oleh karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post partum di Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara Serang Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini penulis ambil dari semua ibu bersalin yang menderita anemia saat bersalin yang tercatat di medical record Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara Kabupaten Serang Tahun 2019 . Sampel penelitian sebanyak 84 ibu dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan dokumentasi.Lama pengambilan sampel selama 24 hari. Pengujian hipotesis adalah uji Chi Square kemudian dilakukan uji Multivariat untuk mengetahui korelasi variabel dependen dan independen serta faktor dominan yang mempengaruhi perdarahan post partum. Hasil penelitian adalah: (1) tidak terdapat hubungan bermakna antara umur ibu yang mengalami anemia saat hamil dengan kejadian perdarahan post partum,(2) terdapat hubungan bermakna status kecukupan gizi ibu anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post partum, (3) tidak terdapat hubungan bermakna paritas ibu anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post partum, (4)terdapat hubungan bermakna frekuensi ANC ibu anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post partum, (5) terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post partum(6) terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan konsumsi tablet Fe ibu anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post partum di RSDP Kabupaten Serang. Variabel yang sangat dominan dalam mempengaruhi timbulnya perdarahan pada ibu anemia dalam kehamilan adalah penetahuan ibu dan kepatuhan ibu dalam konsumsi tablet zat besi (Fe). Kata kunci: anemia, ibu hamil, Perdarahan
Copyrights © 2021