Anak merupakan individu yang sangat sensitive terhadap trauma fisik, khususnya terkait dengan tindakan kedokteran ataupun keperawatan. Tidak jarang anak menangis ketika akan dilakukan tindakan pengobatan. Terapi bermain merupakan salah satu terapi untuk mengurangi stress hospitalisasi pada anak. Terapi ini merupakan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan oleh perawat di ruang perawatan anak di rumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam mengaplikasikan terapi bermain. Metode cross sectional dengan 30 perawat. Hasil menunjukkan perawat memiliki pengetahuan baik (90%) tentang terapi bermain dan memiliki sikap yang baik (80%) terhadap pelaksanaan terapi bermain. Fasilitas pendukung dari rumah sakit tergolong baik (96,7) dan menajamen rumah sakitpun mendukung pelaksanaan terapi bermain (80%). Resppon pihak rumah sakit tergolong mendorong kegiatan terapi bermain (93,3%). Kata kunci : hospitalisasi, anak, prasekolah
Copyrights © 2022