Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) merupakan pembesaran prostat yang dapat menyebabkan obstruksi pada uretra pars prostatika, tindakan untuk menangani pasien benigna prostat hiperplasia yaitu pembedahan dan TURP. Pembedahan dan TURP dapat menyebabkan kerusakan pada mukosa kandung kemih sehingga menimbulkan rasa nyeri. Penanganan nyeri non farmakologi yang dapat dilakukan dengan terapi benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh terhadap penerapan terapi benson untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi benigna prostat hiperplasia. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan jumlah sampelĀ 2 responden post operasi benigna prostat hiperplasia yang mengalami nyeri dengan skala 4-6 NRS dengan menerapkan terapi benson dilakukan 15 menit 2 kali dalam sehari selama 3 hari. Hasil penelitian didapatkan gambaran penerapan terapi benson sehingga didapatkan hasil bahwa kedua responden mengalami penurunan nyeri, responden pertama mengeluh nyeri skala 5 NRS setelah dilakukan terapi benson selama 3 hari keluhan nyeri menurun dengan skala nyeri 3 NRS, pada responden kedua mengeluh nyeri skala 4 NRS dan setelah diberi terapi benson selama 3 hari keluhan nyeri menurun dengan skala nyeri 2 NRS. Penerapan terapi benson memiliki pengaruh terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi benigna prostat hiperplasia.
Copyrights © 2023