Banyak orang menganggap bahwa semua sampah adalah kotor dan harus dibuang atau dibakar. Pola pandang seperti ini harus diluruskan karena sebenarnya sampah masih mempunyai nilai tambah kalau dikelola dengan baik dan benar. Saat ini pemerintah sendiri sudah mulai kesulitan untuk mencari tempat pembuangan akhir dari sampah karena banyak masyarakat yang tidak mau kalau wilayahnya ketempatan sampah. Guna meringankan beban pemerintah, maka perlu adanya peran aktif dari masyarakat untuk ikut mengelola sampah. Investasi yang dibutuhkan guna usaha mengelola sampah tangga sebesar Rp. 17.955.600,- dengan umur ekonomis diperkirakan selama 3 tahun, dengan manfaat selama umur ekonomisnya untuk tahun pertama Rp. 48.030.000,- tahun kedua dan tahun ketiga Rp. 50.280.000,- sedangkan biaya operasi tahun pertama Rp. 37.050.000,- tahun kedua dan tahun ketiga Rp. 44.100.000,- Dari hasil analisa data dengan menggunakan metode Net Present Value pada tingkat bunga 12 % per tahun, hasilnya positif Rp. 1.046.900,- sedangkan dengan menggunakan metode Internal Rate Of Return hasilnya 17,4 %, dan dengan menggunakan metode Profitability Index hasilnya 1,05. Maka sebenarnya pengelolaan sampah rumah tangga ini merupakan peluang usaha yang dapat mendapatkan keuntungan. Selain dari pada itu juga dapat meningkatkan kebersihan lingkungan.
Copyrights © 2010