Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh komite audit dan capital intensity terhadap agresivitas pajak. Varibel dependen dalam penelitian ini adalah agresivitas pajak dan varibel independen dalam penelitian ini komite atudit dan capital intensity. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor keuangan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2022 dengan jumlah 47 perusahaan. Adapun metode yang digunakan adalah purposive sampling yang menetapkan sampel melalui kriteria - kriteria tertentu yang harus dipenuhi, sehingga diperoleh 13 (tiga belas) perusahaan yang memenuhi kriteria. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi data panel dengan menggunakan Eviews-12. Berdasarkan hasil analisa data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Komite audit dan capital intensity secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap Agresivitas pajak. Komite audit memiliki pengaruh signifikan terhadap Agresivitas pajak. Artinya, keberadaan komite audit diangap penting, karena dapat memantau tindakan manajemen perusahaan. Capital intensity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Agresivitas pajak. Artinya, semakin baik pengelolaan aset tetap yang dimiliki suatu perusahaan maka semakin tinggi profitabilitasnya maka semakin tinggi tingkat penghindaran pajak nya.
Copyrights © 2024