Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 100 pegawai yang dipilih sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,35 dan nilai signifikansi 0,000. Lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,45 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F sebesar 45,78 dan nilai signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,62 menunjukkan bahwa 62% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kecerdasan emosional dan lingkungan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional dan perbaikan lingkungan kerja dalam upaya peningkatan kinerja pegawai di instansi pemerintahan.
Copyrights © 2022