Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh politik ekonomi Tjong A Fie di tanah Deli. Sejak masa kolonial, masyarakat Tionghoa telah menjadi suku pendatang yang terus bertambah dan memiliki peran penting khususnya di bidang politik dan ekonomi. Mereka dipercaya dalam menjalankan sektor lukratif (big business), sehingga berhasil membangun imperium bisnis di Hindia Belanda. Mereka juga bekerjasama dengan para petinggi yang menjadi tokoh politik yang sangat berpengaruh. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari empat langkah, yaitu; heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan menganalisis buku-buku dan artikel peneliti terdahulu. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa Tjong A Fie memiliki hubungan dekat dengan berbagai bangsa seperti Melayu, Arab, India maupun orang Belanda. Ia dikenal dengan kegiatan filantropisnya yang besar dan turut memberikan pengaruh terhadap politik dan masyarakat disekitar tempat tinggalnya. Tjong A Fie pernah ditunjuk sebagai wijkmeester dan Kapten (kapitein) di Kota Medan. Ia juga direkomendasikan Sultan Deli sebagai anggota gemeenteraad (dewan kota) dan culturraad (dewan kebudayaan) gemeente (kotapraja) Medan. Kerajaan bisnis Tjong A Fie meliputi perkebunan, pabrik kelapa sawit, pabrik gula, bank, dan perusahaan kereta api.
Copyrights © 2024