Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi masyarakat terdampak dalam menolak pembangunan kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam menolak pembangunan kilang minyak banyak aksi penolakan yang dilakukan oleh masyarakat. Dari segi komunikasi ritual, aksi penolakan yang dilakukan masyarakat adalah aksi tumpengan (bucuan) tolak balak dan istighosah (do’a bersama). Melalui aksi tersebut, masyarakat menyuarakan aspirasinya dalam menolak pembangunan kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban. Kata kunci : pembangunan kilang minyak, penolakan masyarakat, komunikasi ritual
Copyrights © 2019