Isu ketidaksetaraan gender masih menjadi polemik di berbagai negara termasuk Korea dan Indonesia. Ketidaksetaraan gender muncul bahkan dari lingkup terkecil yaitu keluarga hingga dalam lingkungan masyarakat. Film Kim Ji-young: Born 1982 mengisahkan bagaimana perempuan-perempuan di Korea mendapatkan diskriminasi karena pengaruh tradisi hingga menyebabkan pemeran utama mengidap penyakit mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan informan terhadap film Kim Ji-young: Born 1982 terkait ketidaksetaraan gender. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian analisis resepsi. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam kepada tujuh informan yang merupakan perempuan usia produktif dan tinggal di Surabaya. Data hasil wawancara divalidasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak dua informan berada dalam penerimaan dominan atau hegemoni, lima informan dalam penerimaan negosiasi dan tidak ada informan dalam kategori oposisi. Perbedaan penerimaan disebabkan karena pemahaman, pengalaman, dan pendidikan informan yang berbeda. Kata kunci: analisis resepsi, gender, film
Copyrights © 2022