Film “Mencuri Raden Saleh” merupakan film yang memberikan edukasi sejarah bagi anak muda generasi saat ini yang tidak lepas dari intrik masalah isu politik dan kritik sosial yang terasa realistis yaitu tentang penguasa yang memanfaatkan relasi kuasa dan kelemahan anak muda biasa. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna yang dihasilkan oleh penonton dari proses ‘meaning structure 1’ dan ‘meaning structure 2’ tidak identik secara langsung. Latar belakang pendidikan, budaya, dan pengalaman menjadi faktor yang signifikan dalam menentukan kategori yang tepat untuk menempatkan posisi informan. Dari tujuh informan ditemukan lima dalam posisi dominan, dua dalam posisi negosiasi, dan tidak ditemukan pada posisi oposisi. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang ditampilkan oleh film “Mencuri Raden Saleh” dalam menyajikan nilai isu kritik sosial tidak disalahkan oleh informan dan para informan menyetujuinya.
Copyrights © 2023