Kecamatan Duduksampeyan adalah kecamatan di kabupaten Gresik yang memiliki air dengan kadar klorida mencapai 9,1 g/L. Tingginya kontaminan dan kadar garam yang terkandung dalam air menjadikan air dari daerah ini tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Metode sederhana yang dapat digunakan untuk memurnikan air dari desa ini adalah dengan menggunakan metode adsorpsi agar kualitas air menjadi lebih baik dan dapat digunakan oleh penduduk. Zeolit alam yang diaktivasi secara fisika pada suhu 400oC digunakan sebagai adsorban dalam adsorpsi air dari Desa Kemudi. Temperatur adsorpsi dibuat tetap pada suhu 30oC dengan 3 jenis ukuran zeolit, yaitu 20, 60, dan 100 mesh. Zeolit yang diaktivasi secara fisika dapat menjerap klorida lebih banyak dibandingkan dengan zeolit non aktivasi, yaitu sebesar 11,1% untuk ukuran 20 mesh; 12,2% untuk ukuran 60 mesh; dan 9,9% untuk ukuran 100 mesh. Kadar besi yang terkandung dalam air juga mengalami penurunan hingga 54,90% untuk ukuran 20 mesh; 63,72% untuk ukuran 60 mesh; dan 61,76% untuk ukuran 100 mesh. Adsorpsi menyebabkan tingkat kekeruhan air mengalami penurunan baik untuk zeolit non aktivasi maupun zeolit teraktivasi dengan penurunan dari 4 FAU menjadi 1 FAU serta skala warna turun menjadi kurang dari 2 TCU.
Copyrights © 2023