Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan-hambatan yang ada dalam pelaksanaan Posyandu Remaja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sistematis (SLR) untuk mensintesis temuan penelitian mengenai hambatan-hambatan pada Posyandu Remaja. Tinjauan ini mengikuti proses lima langkah yang terstruktur, dimulai dengan merumuskan pertanyaan penelitian dan fokus pada studi-studi relevan dari tahun 2019 hingga 2023. Proses ini melibatkan identifikasi, pemilihan, dan evaluasi artikel menggunakan basis data Google dan Google Scholar, serta perangkat lunak Publish or Perish untuk strategi pencarian. Kriteria utama mencakup publikasi dalam bahasa Indonesia, aksesibilitas teks lengkap, dan relevansi dengan tema hambatan pada Posyandu Remaja. Seleksi akhir mencakup 10 artikel yang memenuhi kriteria ini, memastikan analisis yang komprehensif tentang topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinjauan literatur terbaru mengenai program Posyandu Remaja mengungkapkan beberapa tantangan signifikan yang menghambat efektivitasnya. Masalah utama meliputi keterbatasan sumber daya, kurangnya keterlibatan pemangku kepentingan, dan dukungan serta infrastruktur yang tidak memadai. Dampak anemia pada remaja, terutama selama pandemi Covid-19, menyoroti perlunya intervensi kesehatan yang terarah. Untuk meningkatkan program Posyandu Remaja, pendekatan komprehensif diperlukan, dengan fokus pada peningkatan alokasi sumber daya, peningkatan keterlibatan pemangku kepentingan, dan penanganan masalah kesehatan spesifik seperti anemia. Penelitian dan evaluasi program yang berkelanjutan sangat penting untuk mengatasi hambatan-hambatan ini dan memastikan keberhasilan inisiatif kesehatan ini.
Copyrights © 2024