Program pemerintah untuk mengendalikan penyakit kronis dilakukan melalui kegiatan Prolanis, namun belum berjalan maksimal karena beberapa faktor mempengaruhinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kehadiran peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di UPTD Puskesmas Tembuku II. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kehadiran penderita penyakit kronis ke program Prolanis di Puskesmas Tembuku II. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Analisa dengan chi square dan regresi ganda. Penelitian dilakukan kepada 75 peserta Prolanis di Tembuku II. Hasil penelitian responden yang pendidikan tinggi lebih banyak responden yang hadir yaitu 33 orang (78,6%) nilai p 0,003 (< 0,05) kehadiran penderita penyakit kronis ke Prolanis berhubungan dengan pengetahuan, pada lansia lebih banyak responden yang hadir yaitu 23 orang (79,3%) nilai p 0,004 ( < 0,05) ada hubungan antara usia dengan kehadiran penderita penyakit kronis ke prolanis. Pendidikan tinggi lebih banyak yang hadir yaitu 34 orang (82,9%) nilai p ,002 (<0,05) ada hubungan pendidikan dengan kehadiran penderita penyakit kronis ke Prolanis yang bekerja lebih banyak yang tidak hadir yaitu 23 orang (52,3%). Penderita penyakit kronis yang tidak didukung oleh keluarga lebih banyak yang tidak hadir, nilai p 0,003. Faktor yang berhubungan dengan kehadiran penderita penyakit kronis ke Prolanis yaitu pengetahuan, usia, pendidikan, pekerjaan, dukungan keluarga dan peran tenaga Kesehatan.
Copyrights © 2024