Media Matrasain
Vol. 14 No. 1 (2017)

GAYA & KARAKTER VISUAL ARSITEKTUR KOLONIAL BELANDA DI KAWASAN BENTENG ORANJE TERNATE

Hery Purnomo (Program Studi Magister Arsitektur Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi)
Judy O. Waani (Jurusan Arsitektur Universitas Sam Ratulangi)
Cynthia E.V. Wuisang (Jurusan Arsitektur Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2017

Abstract

Arsitektur kolonial Belanda merupakan arsitektur yang memadukan antara budaya Barat dan Timur. Arsitektur kolonial Belanda hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan. Benteng Oranje merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda yang ada di Ternate. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam tentang gaya dan karakteristik visual bangunan yang ada di kawasan Benteng Oranje. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif-rasionalistik dengan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan objek/ bangunan pada kawasan Benteng Oranje dan menganalisa gaya dan karakter visual bangunan. Hasil penelitian diperoleh gaya bangunan kolonial di kawasan benteng Oranje dominan dipengaruhi oleh gaya arsitektur peralihan (1890-1915).

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Journal of Media Matrasain publishes research results, critical studies/analysis, innovative ideas/thoughts and the results of design works in the fields of architecture and urban ...