Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik akuntansi dan biaya-biaya yang digunakan pada pelaksanaan tradisi penebusan Kembar Mayang pada pernikahan adat Jawa di Desa Sidoharjo. Penelitian ini menggunakan kerangka metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Interaksionalisme Simbolik. Penelitian ini berangkat dari fenomena pernikahan masyarakat Suku Jawa yang berada di Gorontalo dimana dalam pelaksanaan tradisinya memerlukan biaya yang dikeluarkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya biaya pengeluaran yang dikeluarkan untuk tradisi ini, diantaranya: 1) biaya adat, 2) biaya operasional. Biaya adat terdiri dari biaya penyediaan bahan dan biaya sajen. Biaya operasional terdiri dari biaya konsumsi dan biaya jasa perangkai. Semua simbol-simbol yang terdapat dalam Kembar Mayang merupakan keunikan dalam tradisi pernikahan Suku jawa. Kata Kunci : Praktik Akuntansi, Kembar Mayang, Pernikahan Adat Jawa
Copyrights © 2023