Jaringan pulpa sangat rentan terhadap kerusakan akibat invasi organisme mikro, trauma fisik, kimiawi, atau suhu. Penelitian ini mengeksplorasi prevalensi gangren pulpa berdasarkan waktu kunjungan, jenis kelamin, dan usia pasien di Poli Gigi UPTD Puskesmas Kerambitan II, Tabanan, Bali, pada periode Oktober 2024-Maret 2025, menggunakan metode observasi dan pendekatan cross-sectional. Jumlah total kunjungan pasien selama periode tersebut adalah 892; 89 pasien terdiagnosis gangren pulpa (60,49%). Kasus tertinggi terjadi pada bulan Maret 2025 (15,1%). Mayoritas pasien adalah perempuan (57,31%) dan kelompok usia 19-34 tahun mendominasi (22,82%). Disimpulkan bahwa tingginya prevalensi gangren pulpa pada perempuan dan kelompok usia produktif, sehingga diperlukan perawatan pulp capping dan perawatan saluran akar pada penderita gangren pulpa.
Copyrights © 2025