Gingival enlargement dapat diakibatkan oleh akumulasi plak sehingga memicu inflamasi pada gingiva yang mengganggu estetika dan menyulitkan pembersihan. Penyakit ini perlu ditangani sedini mungkin dengan gingivektomi dan gingivoplasti. Artikel ini memaparkan prosedur gingivektomi dan gingivoplasti pada pasien gingival enlargement disertai oral hygiene buruk. Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke RSGM Unimus mengeluhkan gusi anterior terlihat besar, dan berdarah saat menyikat gigi. Pemeriksaan klinis tampak gingiva membulat, kemerahan, tekstur unstippling, konsistensi lunak, tidak ada resesi, BOP (+) pada gigi tertentu, dan mobilitas derajat 0. Radiografi panoramik tidak terlihat resorbsi tulang. Dilakukan gingivektomi konvensional dan gingivoplasti gigi 12, 11, 21, 22, 42. Pada kontrol 2 minggu postoperative tampak gingiva sudah tidak meradang dengan kondisi margin gingiva yang mengikuti kontur gigi, serta terdapat perbedaan sebelum dan sesudah gingivektomi. Tidak ada keluhan ataupun rasa sakit yang dialami pasien. Disimpulkan bahwa prosedur gingivektomi memberikan hasil yang memuaskan bagi pasien baik secara estetik maupun secara medis.
Copyrights © 2025