Kehilangan gigi pada manula dapat memengaruhi keadaan fisik seperti estetik, kenyamanan bicara, sistem mastikasi, dan penurunan dimensi vertikal wajah; sehingga diperlukan perawatan prostodontik yaitu dengan menggunakan gigi tiruan. Halitosis pada pengguna gigi tiruan lengkap terjadi akibat basis gigi tiruan yang lebar dapat menyebabkan produksi saliva berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan manula tentang halitosis akibat pemakaian GTL di Puskesmas Lubuk Buaya. Penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif dan desain cross sectional. Populasi adalah pasien berusia lanjut yang menggunakan GTL di Puskesmas Lubuk Buaya sebanyak 40 sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilakukan menggunakan kuesioner dalam bentuk selembaran kertas. Hasil dari penelitian pengetahuan terbanyak adalah baik yaitu 37 orang (92,5%) tentang halitosis akibat pemakaian GTL di Puskesmas Lubuk Buaya. Disimpulkan bahwa manunula pengguna GTL di Puskesmas Lubuk Buaya sebagian besar sudah memiliki pengetahuan baik tentang halitosis.
Copyrights © 2023