Keberadaan Tuhan adalah suatu hal yang terus dipertanyakan oleh manusia. Manusia mengandalkan akal dan pengetahuannya untuk mencari tahu tentang keberadaan Tuhan, walaupun manusia tidak pernah menemukan kepastian akan keberadaan Tuhan. sehingga berbagai anggapan manusia tentang Tuhan muncul, bahwa Tuhan tidak ada; dan sebagian manusia menyangkal dan menolak akan keberadaan Tuhan. Melalui eksplorasi yang terus dilakukan oleh manusia namun mustahil manusia mampu memahami dan mengetahui keberadaan Tuhan secara sempurna karena Tuhan sifatnya transenden tidak terbatas sedangkan manusia bersifat imanen atau terbatas adanya. Sehingga dalam penulisan srtikel ini, penulis mengkaji melalui perspektif filsafat yang didasarkan pada iman Kristen, benarkah Tuhan itu tidak ada? Apakah Tuhan hanyalah khayalan manusia? Banyak sekali manusia khususnya kelompok-kelompok tertentu yang tidak percaya adanya Tuhan dan menganggap bahwa seseorang yang percaya akan adanya Tuhan merupakan suatu kebodohan. Dengan memanfaatkan konsep Teologi Kristen dan pemikiran filsafat, artikel ini membahas argumen-argumen yang digunakan dalam membuktikan eksistensi Tuhan yang tidak terlepas dari perspektif iman kekristenan. Filsafat telah lama menjadi sarana untuk memahami dan menggali pemahaman akan eksistensi Tuhan dalam berbagai tradisi Kristen. Penulis menyajikan beberapa argumen filosofis yang digunakan oleh para teolog kristen untuk mendukung keyakinan akan keberadaan Tuhan dan juga membahas kontribusi pemikiran para filsuf Kristen yang terkemuka dalam merumuskan pandangan tentang eksistensi Tuhan. Dengan mempertimbangkan sudut pandang filsafat, artikel ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana iman Kristen memandang eksistensi Tuhan dan bagaimana filsafat dapat berperan dalam memperkuat keyakinan tersebut. Kesimpulannya, artikel ini menyajikan pandangan tentang bagaimana kajian filsafat berguna dalam memahami dan merenungkan eksistensi Tuhan, terutama dalam kerangka iman Kristen.
Copyrights © 2024