Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha yang produktif yang dapat dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha yang dinilai sudah dapat memenuhi kriteria sebagai usaha mikro yang sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang. Perkembangan dalam usaha yang sudah berjalan tetap menjadikan modal sebagai kendala. Kesulitan yang di hadapi oleh usaha mikro kecil dan menengah terkait keterbatasan informasi dan kemampuan mendapatkan sumber modal. Kelurahan adalah salah satu sumber yang dapat membantu para pelaku usaha mikro mendapatkan modal dengan memberikan dana bantuan untuk UMKM. Pemberian dana bantuan ini dapat membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, tetapi pada pihak kelurahan juga mempunyai permasalahan terkait banyaknya UMKM yang ada pada kelurahan Karanganyar sehingga proses penyaringan yang dilakukan secara manual menjadi tidak terkendali dan banyak kesalahan. Melihat permasalahan yang di anggap sangat memberikan dampak besar, maka dibutuhkan SPK(Sistem Pendukung Keputusan) untuk memberikan solusi berupa hasil yang diperhitungkan menggunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Hasil yang akan diperoleh dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan prioritas dana bantuan pelaku usaha mikro untuk UMKM, yang dimana sistem ini akan memperlihatkan hasil akhir berupa perankingan pelaku usaha mikro yang menjadi prioritas penerima bantuan dana untuk UMKM.
Copyrights © 2024