Indonesia dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian pada pertanian, terutama dalam budidaya padi, menghadapi tantangan dalam mengelola penyakit tanaman padi salah satunya di Kecamatan Sukowono. Kecamatan Sukowono merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur yang memiliki potensi pertanian yang besar, namun petani mengalami kesulitan dalam mendiagnosis penyakit tanaman padi karena pengetahuan yang terbatas. Untuk mengatasi ini, penulis mengusulkan pengembangan sebuah sistem pakar diagnosis penyakit tanaman padi dengan menggunakan metode Teorema Bayes berbasis website. Dengan memanfaatkan metode ini, sistem dapat menghitung probabilitas terjadinya penyakit berdasarkan timbulnya gejala, sehingga memberikan petani bimbingan yang akurat dan tepat waktu dalam mengatasi penyakit yang menyerang tanaman padi. Hasil tingkat akurasi dari sistem pakar tersebut sebesar 100% yang berarti aplikasi layak untuk digunakan, serta hasil pengujian blackbox sebesar 99,3%.
Copyrights © 2024