Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
Vol 20, No 1: Februari 2024

Clustering Tingkat Kemiripan Curah Hujan di Indonesia Berdasarkan Provinsi Menggunakan Metode Hierarchical Clustering dan GeoMap

Runtulalo, Yahya Supit (Universitas Kristen Satya Wacana)
Manongga, Daniel H. F. (Universitas Kristen Satya Wacana)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2024

Abstract

Indonesia's geographical location has a big influence on the usual rainfall patterns. BMKG data summarized in the 2023 Indonesian statistical data by the Central Statistics Agency, notes that Indonesia will often experience rain from around August to February. Rainfall is an important factor in determining the climate of an area and has a significant impact on various sectors of life, such as agriculture, water resource management and disaster mitigation. The aim of the research is to find out which provinces in Indonesia have similar levels of low, medium and high rainfall characteristics using the Hierarchical Clustering method and GeoMap visualization. After processing the data, 3 cluster levels were obtained, namely cluster 1 with 8 members in areas with low rainfall levels, cluster 2 with 3 members in areas with high rainfall, and cluster 3 with 22 members in areas with moderate rainfall. Then the test was evaluated using the Silhouette Coefficient which produced cluster 1 (medium), cluster 2 (strong), and cluster 3 (medium).Keywords: Rainfall; Hierarchical Clustering; GeoMap AbstrakLetak Geografis Indonesia mempunyai pengaruh besar terhadap pola curah hujan yang biasa terjadi. Data BMKG yang dirangkum dalam data statistik Indonesia 2023 oleh Badan Pusat Statistik, dicatat bahwa Indonesia akan kerap diguyur hujan sekitar bulan Agustus sampai Februari. Curah hujan merupakan faktor penting dalam menentukan iklim suatu daerah dan memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, seperti pertanian, pengelolaan sumber daya air, dan mitigasi bencana. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian untuk mengetahui provinsi di Indonesia yang memiliki tingkat kemiripan karakteristik curah hujan rendah, sedang, dan tinggi  menggunakan metode Hierarchical Clustering dan visualisasi GeoMap. Setelah melakukan olah data, didapatkan 3 tingkat cluster yaitu cluster 1 dengan 8 anggota wilayah dengan tingkat curah hujan rendah, cluster 2 dengan 3 anggota wilayah dengan  curah hujan tinggi, dan cluster 3 dengan 22 anggota wilayah dengan curah hujan sedang.Kemudian di evaluasi pengujian menggunakan Silhouette Coefficient yang menghasilkan cluster 1 (medium), cluster 2 (strong), dan cluster 3 (medium).Kata kunci: Curah Hujan; Hierarchical Clustering; GeoMap

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

progresif

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering

Description

Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang ...