Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development)
Vol 2 No 1 (2023): Maret

ANALISIS NILAI TAMBAH SUKUN MENJADI KERIPIK SUKUN PADA INDUSTRI RAJA BAWANG DI KOTA PALU

Agung Indah (Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako)
Arifuddin Lamusa (Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako)
I Gede Laksana Wibawa (Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako)



Article Info

Publish Date
28 Nov 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh buah sukun setelah diolah menjadi keripik sukun pada industri Raja Bawang di Kota Palu. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yakni pada industri Raja Bawang yang terletak di Jl. Abdul rahman Saleh No. 33 Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei-Juli 2022. Responden pada penelitian ini adalah pimpinan, bendahara dan karyawan industri Raja Bawang di Kota Palu. Analisis yang digunakan adalah analisis nilai tambah (Metode Hayami). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai tambah yang diperoleh dari hasil pengolahan sukun menjadi keripik sukun sebesar Rp60.495/kg, dengan keuntungan sebesar Rp48.495/kg atau sebesar 80,16%. Nilai tambah yang diperoleh tergolong pada rasio nilai tambah tinggi (diatas 40%), hal ini dipengaruhi oleh besarnya nilai output, harga bahan baku, dan nilai sumbangan input lain. Produksi keripik sukun pada industri Raja Bawang selama Bulan Juli Tahun 2022 menggunakan 250 kg sukun dan menghasilkan 125 kg keripik sukun, 1 kg sukun menghasilkan 500 gram keripik sukun. Besarnya pendapatan produksi keripik sukun pada industri Raja Bawang sebesar Rp 5.887.855.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jpa

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal pembangunan agribisnis dalam ilmu pertanian diterbitkan oleh Universitas Tadulako Fakultas Pertanian yang ternit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli, dan November), dimana dalam jurnal pembangunan agribisnis penulis dapat mempresentasikan hasil penelitian atau kajian yang telah penulis ...