Jurnal Desiminasi Teknologi
Volume 3 No. 1 Januari 2015

Evaluasi Luas Penampang Saluran Jaringan 20KV Pada Penyulang Kencur GH Ulak Buntar

Revi Rinaldi (Unknown)
Letifa Shintawaty (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2016

Abstract

Pemilihan luas penampang penghantar yang dipakai untuk menyalurkan energi listrik adalah suatu rancangan yang sangat penting dalam perencanaan instalasi saluran listrik. Agar saluran yang dilalui listrik dapat bekerja dengan efektif maka effisiensinya harus baik dengan jalan menekan rugi tegangan dan rugi daya dengan cara sistem jaringan 20KV harus dijaga kestabilannya dengan jalan penentuan konduktor yang pasti dan berdasarkan standard dan peraturan dari PUIL PLN. Disini penulis akan mengevaluasi, menghitung kembali luas penampang saluran kabel tegangan 20 KV pada penyulang kencur gardu hubung Ulak Buntar. Hasil perhitungan jumlah semua rugi-rugi saluran penyulang kencur adalah tegangan 6,47% dan kerugian daya 41858,84 watt. Kemudian setelah perubahan luas penampang 3 kali 150 mm2 lebih efisiensi dari segi  rugi-rugi saluran. Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik dapat menyalurkan energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit energi besar dengan tegangan 12 KV sampai 20 KV tegangannnya dimasukkan oleh gardu induk dengan trafo tegangan menjadi 70 KV, 150 KV, 375 KV dan 500 KV kemudian disalurkan melalui saluran transmisi diturunkan menjadi 20 KV penurunan tegangan akan dilakukan oleh saluran distribusi primer.  Penyaluran listrik dengan menggunakan kabel bawah tanah dan jaringan hantaran udara (terbuka) salah satunya mengguanakan kabel AAAC (Aluminium Aloy Conduktor). Penyulang kencur adalah penyulang outgoing dari transformator  I  30 MVA dari P3B Sumatera tegangan tinggi 150 KV/20 KVKata Kunci : Evaluasi luas penampang saluran jaringan 20 KV

Copyrights © 2015